Pelabuhan Petikemas TPK Koja

Wartapena, Throughput Terminal Peti Kemas (TPK) Koja Pelabuhan Tanjung Priok di penghujung tahun 2017 diprediksi bakal mencapai 1 juta TEUs (Twenty Foot Equivalent Unit’s) bila mengacu pada throughput bulan Januari sampai dengan Agustus 2017 yang telah mencapai 654.677 TEUs.
Sebagaimana yang pernah dicita-citakan General Manager TPK Koja, Ade Hartono, perusahaan kerjasama

​​

operasi (KSO) PT Pelabuhan Indonesia II dan Hutchison Port Indonesia tersebut sejak awal diharapkan bakal mampu meraih produktifitas sebesar 1 juta TEUs dalam kinerja operasional setahun.

 
“Empat bulan kedepan, dengan rata-rata throughput TPK Koja sebesar 74.000 TEUs per-bulan ditambah kegiatan dermaga utara 300 meter yang fluktuatif katakanlah 27.000 TEUs per-bulan maka angka 1 juta TEUs kemungkinan besar bisa saja terjadi,” jelas Sekretaris Perusahaan TPK Koja, Nuryono Arief , Senin (23/10).
 
Arief menerangkan, bahwa target throughput TPK Koja pada tahun 2017 adalah sebesar 830.531 TEUs. Sementara data throughput monthly perusahaan mencatat khusus kegiatan di bulan Agustus 2017, throughput TPK Koja melonjak sebesar 136.864 TEUs atau naik 85 persen dibanding bulan Juli 2017 yang hanya 76.783 TEUs.

IMG_4164 abTampak seorang petugas sedang memantau aktivitas di Terminal Petikemas (TPK) Koja. Manajemen Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) bertekad untuk meningkatkan produktivitas guna memastikan kegiataan arus barang berjalan dengan lancar di Pelabuhan Tanjung Priok. Hal itu dibuktikan dengan pencapaian kinerja bongkar muat di dermaga utara yang sekarang sudah menunjukkan BCH (Box Crane per Hour) begitu juga dengan VOR (Vessel Operating Rate) terus meningkat, seiring dengan penataan lapangan sehingga proses bongkar muat menjadi lebih efisien dan tentunya be​​rdampak pada percepatan bongkar muat petikemas. 

IMG_4394 abcThroughput Terminal Peti Kemas (TPK) Koja Pelabuhan Tanjung Priok di penghujung tahun 2017 diprediksi bakal mencapai 1 juta TEUs (Twenty Foot Equivalent Unit’s) bila mengacu pada throughput bulan Januari sampai dengan Agustus 2017 yang telah mencapai 654.677 TEUs. Tampak​ ​Seorang petugas tampak sedang memeriksa sebuah kendaraan di Terminal Petikemas (TPK) Koja. Manajemen Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) bertekad untuk meningkatkan produktivitas guna memastikan kegiataan arus barang berjalan dengan lancar di Pelabuhan Tanjung Priok. Hal itu dibuktikan dengan pencapaian kinerja bongkar muat di dermaga utara yang sekarang sudah menunjukkan BCH (Box Crane per Hour) begitu juga dengan VOR (Vessel Operating Rate) terus meningkat, seiring dengan penataan lapangan sehingga proses bongkar muat menjadi lebih efisien dan tentunya berdampak pada percepatan bongkar muat petikemas.

IMG_4269 ab Tampak suasana di pelabuhan ​​Terminal Petikemas (TPK) Koja, saat kapal OOCL Australia sedang bersandar dan melakukan bongkar muat petikemas. Manajemen Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) bertekad untuk meningkatkan produktivitas guna memastikan kegiataan arus barang berjalan dengan lancar di Pelabuhan Tanjung Priok. Hal itu dibuktikan dengan pencapaian kinerja bongkar muat di dermaga utara yang sekarang sudah menunjukkan BCH (Box Crane per Hour) begitu juga dengan VOR (Vessel Operating Rate) terus meningkat, seiring dengan penataan lapangan sehingga proses bongkar muat menjadi lebih efisien dan tentunya berdampak pada percepatan bongkar muat petikemas.

 

Comments

comments