JAI Catatkan Sahamnya di Bursa

Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya ( tengah) bersama Jajaran Direksi PT Jasa Armada Indonesia Tbk saat pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham "IPCM" ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya (ketiga dari kiri), Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat (kedua dari kiri),Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro (kanan) dan jajaran direksi JAI dan BEI lainnya memantau pergerakan saham disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham "IPCM" ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya (ketiga dari kiri), Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat (kedua dari kiri),Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro (kanan) dan jajaran direksi JAI dan BEI lainnya memantau pergerakan saham disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham “IPCM” ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

 

Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya ( kiri), Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat (kanan),Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro (kedua dari kiri),Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Chaerudin Berlian (kedua dari kanan) bertukar cinderamata disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham "IPCM" ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya ( kiri), Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat (kanan),Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro (kedua dari kiri),Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Chaerudin Berlian (kedua dari kanan) bertukar cinderamata disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham “IPCM” ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya ( tengah) bersama Jajaran Direksi PT Jasa Armada Indonesia Tbk saat  pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham "IPCM" ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya ( tengah) bersama Jajaran Direksi PT Jasa Armada Indonesia Tbk saat pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham “IPCM” ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

 

Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya ( tengah) bersama Jajaran Direksi PT Jasa Armada Indonesia Tbk saat  pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham "IPCM" ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya ( tengah) bersama Jajaran Direksi PT Jasa Armada Indonesia Tbk saat pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham “IPCM” ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

 

(dari kiri ke kanan) Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Chaerudin Berlian, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya, Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat berbincang disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham "IPCM" ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

(dari kiri ke kanan) Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Chaerudin Berlian, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya, Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat berbincang disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham “IPCM” ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

 

(dari kiri ke kanan) Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Chaerudin Berlian, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya, Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat berbincang disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham "IPCM" ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

(dari kiri ke kanan) Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Chaerudin Berlian, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya, Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat berbincang disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham “IPCM” ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

 

(dari kiri ke kanan) Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Chaerudin Berlian, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya, Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat berbincang disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham "IPCM" ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

(dari kiri ke kanan) Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Chaerudin Berlian, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya, Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat berbincang disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham “IPCM” ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

 

(dari kiri ke kanan) Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Chaerudin Berlian, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya, Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat berbincang disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham "IPCM" ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

(dari kiri ke kanan) Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Chaerudin Berlian, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Dawam Atmosudiro Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya, Direktur penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat berbincang disela pencatatan saham JAI di Jakarta, Jumat (22/12). JAI nak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (persero) (IPC), telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI,Perusahaan yang tercatat dengan kode saham “IPCM” ini telah melepas sejumlah 1,21 miliar lembar saham baru atau setara dengan 23% dari modal ditempatkan dan disetor.JAI resmi menjai emiten ke 36 yang melantai di Bursa pada tahun 2017. JAI bergerak di bidang pemantauan dan penundaan kapal di Pelabuhan milik Negra,terminal swasta (TUKS) dan terminal khusus lepas pantai (oil & Gas Ship to Ship/STS) dibidang usaha sejenis,JAI adalah perusahaan pertama melakukan IPO.

Comments

comments