BNI Syariah Perkuat Sinergi dengan Pertamina Group

Wartapena, Jakarta, 18 Desember 2017. Bertempat di Gedung Oil Center Jakarta, BNI Syariah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan salah satu anak perusahaan Pertamina (Persero) yaitu PT. Pertamina Gas dalam hal pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan syariah. Sinergi ini merupakan kelanjutan kerjasama BNI Syariah dengan Pertamina Group setelah sebelumnya kerjasama dengan PT Pertamina (Persero), PT Pertamia Patra Niaga dan PT Pertamina EP. Penandatanganan diwakili oleh Direktur Operasional dan Jaringan BNI Syariah, Junaidi Hisom, Finance & Business Support Director PT Pertamina Gas, Tenny R.A. Rusdy, disaksikan SVP Finance & Business Support PT Pertamina (Persero), Narendra Widjajanto dan President Director PT Pertamina Gas, Suko Hartono.

  1. Pertamina Gas yang merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina (Persero) sebagai salah satu perusahaan BUMN terbaik di Indonesia yang terus mengembangkan perekonomian nasional diantaranya melalui pemenuhan minyak dan gas bumi di sektor hulu hingga hilir meliputi kegiatan di bidang-bidang eksplorasi, produksi, serta transmisi minyak dan gas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk implementasi nyata Pertamina untuk terus membangun negeri.

Sejalan dengan visi Pertamina  tersebut, BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner berupaya terus mendukung dalam hal pengelolaan finansial korporasi dalam hal penyediaan jasa dan layanan perbankan syariah yang meliputi produk dana & pembiayaan, cash management, dan teknologi yang didukung oleh BNI diantaranya e-banking (sms banking, mobile banking, phone banking, ATM) dan layanan offline BNI Syariah yang dilayani di lebih dari 1.490 outlet seluruh Indoesia. Dengan adanya kerjasama ini BNI Syariah dapat memberikan layanan keuangan syariah bagi lebih dari 20.000 pegawai Pertamina Group diseluruh Indonesia.

Alhamdulillah, BNI Syariah kembali mendapatkan amanah oleh Pertamina Group dalam hal ini PT Pertamina Gas sebagai mitra perbankan syariah. Hal ini sejalan dengan komitmen BNI Syariah untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi stakeholders dengan berbagai layanan dan produk yang bermanfaat tidak hanya di dunia tapi hingga di akhirat kelak (Hasanah Way)” ujar Dhias Widhiyati, Plt. Direktur Bisnis BNI Syariah.

E -Banking BNI Syariah

E-banking merupakan layanan electronic banking BNI Syariah yang terintegrasi dengan BNI Induk dimana dapat diakses nasabah 24 jam melalui aplikasi sms banking, mobile banking, phone banking, internet banking, call centre 1500046 dan ATM BNI yang berada di lebih 14.000 outlet. Berbagai fitur transaksi finansial perbankan diantaranya tarik tunai, transfer antar bank, pembayaran kartu kredit, pembelian tiket pesawat dan lain-lain dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Cash Management

Layanan perbankan yang diberikan BNI Syariah bagi nasabah perusahaan dalam mengelola arus informasi dan transaksi keuangan bisnis yang dijalankan sehingga memberikan hasil yang optimal dan meningkatkan effisiensi serta efektivitas bisnis. Berbagai fasilitas yang ditawarkan diantaranya fitur autodebet collection (pemindahan dana secara otomatis ke rekening mitra perusahaan), payment management (bulk payment dan payroll management) serta liquidity management seperti cash pooling, cash distribution dan range balance serta student payment centre. Layanan ini dilengkapi sistem keamanan yang prudent sehingga nasabah dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan transaksi keuangan. Info lebih lanjut www.bnisyariah.co.id

foto pertamna-a (dari kanan ke kiri) SVP Finance & Business Support PT Pertamina (Persero), Narendra Widjajanto, Direktur Operasional dan Jaringan BNI Syariah, Junaidi Hisom, Finance & Business Support Director PT Pertamina Gas, Tenny R.A. Rusdy, Direktur Jaringan dan Servis BSM, Bpk. Edwin Dwijayanto, President Director PT Pertamina Gas, Suko Hartono pada saat penandatanganan Nota enandatanganan Nota Kesepahaman dengan salah satu anak perusahaan Pertamina (Persero) yaitu PT. Pertamina Gas dalam hal pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan syariah di Gedung Oil Jakarta (18/12).

Comments

comments