Sensodyne Kampanyekan Bebas Rasa Ngilu Akibat Gigi Sensitif

Ada pemandangan menarik dari gelaran Momen Car Free Day Minggu (27 April 2014) kemarin. GlaxoSmithKline (GSK), produsen pasta gigi menggelar Sensodyne Hot & Cold Food Festival di Parkir Selatan Gelora Bung Karno, Jakarta. Acara ini sebagai puncak perayaan terbebasnya sembilan juta masyarakat Indonesia dari rasa ngilu akibat gigi sensitif.

Menurut Amanda Parikesit selaku Brand Manager Sensodyne, Sensodyn Challenger 2014 berhasil mengatasi gigi ngilu masyarakat Indonesia melalui penyelenggaraan Sensodyne Hot & Cold Food Festival. GlaxoSmithKline (GSK) melalui brand Sensodyne tak henti melakukan sosialisasi mengenai masalah gigi sensitif untuk mendukung masyarakat Indonesia agar mereka terbebas dari masalah ngilu akibat gigi sensitif. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan dalam Sensodyne Hot & Cold Food Festival sebagai puncak penyelenggaraan kampanye Sensodyne Challenge 2014. Festival ini menghadirkan beragam hidangan panas dan dingin yang mengundang selera, yang bisa dinikmati pengunjung tanpa rasa ngilu yang menyiksa gigi mereka.

Amanda mengatakan, “Kami mendedikasikan ‘Sensodyne Hot & Cold Food Festival’ untuk masyarakat Indonesia yang sudah terbebas dari masalah rasa ngilu akibat gigi sensitif. Di festival ini mereka bisa menikmati momen ‘Enjoy Tanpa Ngilu!’, yaitu momen istimewa di mana mereka dapat mencicipi beragam kuliner nikmat bersama orang-orang terdekat. Festival ini kami gelar sebagai bentuk perayaan akan kesuksesan kampanye Sensodyne Challenge.”

Sejak awal pelaksanannya di pertengahan tahun 2013 lalu, Sensodyne telah berhasil mengajak puluhan ribu konsumen untuk mengikuti program Sensodyne Challenge. Di sepanjang program, konsumen saling berbagi testimoni, cerita dan pengalaman dalam menggunakan Sensodyne sehingga mereka dapat saling menginspirasi dalam mencari solusi terbaik untuk membebaskan diri dari permasalahan ngilu akibat gigi sensitif.

Kampanye ini menjadi sangat penting di tengah fakta bahwa masih banyak orang di Indonesia menderita gigi sensitif, dan kebanyakan dari mereka masih menyepelekan masalah ini dan belum mencari solusi yang tepat untuk menanganinya. Survey yang dilakukan oleh IPSOS Tracking Study tahun 2013 memperlihatkan bahwa prevalensi penderita gigi sensitif di Indonesia mencapai 43%. Artinya hampir 1 dari 2 orang di Indonesia masih belum bisa menikmati makanan dan minuman bersama orang terdekat karena rasa ngilu di gigi.

IceCreamToast

Sebagai puncak perayaan terbebasnya sembilan juta masyarakat Indonesia dari rasa ngilu akibat gigi sensitif adalah dengan ice cream toast yang dilakukan oleh ratusan pengunjung. Mereka kini tidak perlu lagi dalam menikmati ragam kuliner baik yang disantap dalam kondisi panas ataupun dingin yang ekstrim. Ice cream toast dikomandoi langsung oleh anggota grup musik Wong Pitoe yang sekaligus melanjutkan kemeriahan acara hingga sore hari.

“Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun menangani gigi sensitif, Sensodyne akan terus menemani konsumen agar mereka dapat menikmati momen istimewa ‘Enjoy Tanpa Ngilu!’ setiap hari. Kesuksesan Sensodyne Challenge dan pelaksanaan Sensodyne Hot & Cold Food Festival hari ini merupakan langkah awal dari serangkaian aktivitas Sensodyne tahun ini untuk mengukuhkan komitmen kami dalam membebaskan masyarakat Indonesia dari permasalahan rasa ngilu akibat gigi sensitif,” tutup Amanda.(*)

Comments

comments