Peringati HUT ke-60 Pabrik Gresik, Semen Indonesia Berikan Penghargaan Kesetiaan 348 Karyawan

Dalam rangka memperingati HUT ke-60 pendirian Pabrik Gresik pada 7 Agustus 2017, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk memberikan penghargaan kesetiaan kerja kepada 348 karyawan yang telah mengabdi selama masa kerja tertentu yakni 20, 25, 30, 35 tahun. Penghargaan tersebut diberikan oleh Plt Direktur Utama Semen Indonesia Darmawan Junaidi di Wisma A.Yani, Gresik, Jawa Timur.

HUT ke-60 pendirian Pabrik Gresik (2)

Darmawan mengatakan, posisi Semen Indonesia sebagai market leader industri semen tanah air membuktikan bahwa perusahaan dikelola oleh SDM yang berkompeten. Kekompakan dan teamwork di perusahaan berjalan dengan baik dan loyalitas karyawan kepada perusahaan sangat kuat. Ia berujar, “Perusahan memberikan apresiasi kepada karyawan berupa penghargaan kesetiaan kerja atas pengabdian selama ini yang telah membesarkan perusahan. Loyalitas karyawan kepada perusahaan ini menjadi modal yang berharga di tengah persaingan industri semen yang sangat ketat.”

Resmikan Gedung Kampus UISI

Selain memberikan penghargaan kesetiaan, manajemen Semen Indonesia juga meresmikan gedung baru untuk kampus Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI). Gedung baru tersebut dibangun di lokasi bekas pabrik yang ada di Gresik Jawa Timur. Gedung dengan konsep smart campus berdiri di lahan seluas 1.500 m2 terdiri dari 3 lantai yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti perpustakaan, audiotorium theater, serta ruang kelas modern. “Keberadaan UISI ini untuk mendukung program center of the Champs perusahaan di mana nantinya melalui universitas ini mampu melahirkan lulusan berkualitas,” tutur Darmawan.

HUT ke-60 pendirian Pabrik Gresik (1)

Sebagai komitmen mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan, selain peresmian Gedung Kampus UISI, juga dilaksanakan peletakan batu pertama renovasi Taman Bacaan Alqur’an (TPQ) Mujahadah yang ada di perumahan dinas karyawan Segunting. Renovasi  dilakukan dengan membangun 10 ruang kelas baru dengan dana sebesar 1,9 miliar. Santri TPQ Mujahadah merupakan putra-putri karyawan dan warga sekitar. Direktur Sumber Daya Manusia dan Hukum Agung Yunanto, mengatakan, “Dengan  tersedianya ruang kelas yang memadai, diharapkan  proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik sehingga dapat menghasilkan generasi berkualitas.” (*)

Comments

comments