Oracle SOA Suite Sabet Sebutan Leader in Integration Magic Quadrants

Wartapena. Menjamurnya aplikasi berbasis cloud dan perangkat mobile telah menciptakan berbagai tantangan baru yang unik seputar integrasi di hampir semua skala usaha dan sektor bisnis. Ceruk inilah yang disasar oleh Oracle, pembuat hardware dan software yang bekerja bersama-sama dalam cloud dan data center user. Momentum emas pun telah ditorehkan untuk produk Oracle SOA Suite yang mendapat pengakuan terkemuka di Industri dari Gartner sebagai ‘Leader in integration Magic Quadrants. Oracle SOA Suite sendiri adalah solusi integrasi dan SOA terpadu yang paling lengkap di industri, untuk mempercepat time to market, mengatasi tantangan bisnis secara lebih sigap, dan menghemat biaya.

Oracle SOA Suite

Solusi integrasi dan SOA terpadu yang paling lengkap di industri ini, mampu mengubah rumitnya integrasi aplikasi menjadi layanan yang cepat dan dapat digunakan kembali, hanya dengan menyederhanakan konektifitas antar aplikasi yang tersebar di lingkungan cloud, perangkat mobile, dan lingkungan komputasi on-premise. Oracle SOA Suite merupakan bagian dari Oracle Fusion Middleware, platform inovasi terkemuka untuk enterprise dan cloud. Sebagai komitmen untuk mengatasi kerumitan integrasi, Oracle akan terus menambahkan solusi-solusi yang inovatif ke dalam Oracle SOA Suite, seperti Oracle Cloud Adapters, untuk memudahkan perusahaan dalam mengintegrasikan berbagai aplikasi berbasis cloud.

OSI Consulting, member Platinum dari Oracle PartnerNetwork, menerapkan Oracle Cloud Adapter di Salesforce.com untuk Avanstar, pelanggannya yang bergerak di bidang layanan event dan pemasaran, agar mereka dapat mengintegrasikan Oracle E-Business Suite dengan Salesforce.com. “Menggunakan Oracle Cloud Adapter for Salesforce.com terbaru, kami dapat dengan cepat mengintegrasikan Salesforce.com dengan Oracle E-Business Suite. Oracle Cloud Adapter untuk Salesforce.com menghemat setidaknya 30 persen dari usaha pengembangan kami, sehingga menghemat biaya yang harus ditanggung oleh pelanggan,” kata Hilal Khan, Director FMW Practice, OSI Consulting, sembari menambahkan, “Spesialis kami di bidang integrasi merasa bahwa adaptor ini lebih mudah digunakan dan sudah teruji dengan baik. Terlebih lagi, dengan menggunakan graphical API discovery screen, sangatlah mudah mengidentifikasi API Salesforce.com, fungsi sesi pengelolaan adaptor juga sangatlah menyenangkan, karena hanya perlu 5 klik saja untuk mengatur semuanya.”

Hal sama diungkapkan Oscar Botto, Chief Information Officer, Arcor SAIC. “Sebagai sebuah perusahaan multinasional, kami menyadari bahwa untuk dapat meningkatkan produktifitas serta menerapkan praktik-praktik operasional terbaik, kami perlu memoderenisasi infrastruktur IT kami. Oracle SOA Suite memungkinkan kami untuk dapat menerapkan sumber platform perencanaan yang sederhana dan terstandarisasi di seluruh bisnis unit, serta memungkinkan kami untuk dapat meningkatkan penawaran serta pelayanan kami ke dalam jaringan para pelanggan maupun mitra-mitra kami melalui cloud. Dengan menggunakan solusi dari Oracle, kami dapat mengoptimalkan waktu untuk mendukung pertumbuhan bisnis,” imbuhnya.

Sedangkan Maël Barraud, CEO, Fluid-e menyebutkan dalam rangka memfasilitasi kolaborasi yang lebih baik antara produsen makanan regional dengan pemasok yang berada di dalam jaringan, serta meningkatkan keuntungan kedua belah pihak, pihaknya ingin membangun sebuah portal B2B yang berbasis cloud. Barraud mengakui, Oracle SOA Suite adalah tulang pungguna dari teknologi dibalik portal kolaborasi ini, dan memungkinkan Fluid-e untuk dapat menciptakan serta meluncurkan portal ini hanya dalam enam bulan saja. “Hasilnya, kami memungkinkan lebih dari 20 pemasok produk makanan di dalam jaringan kami untuk mengakses kanal distribusi yang baru ini sehingga penjualan mereka meningkat,” tukasnya.(*)

Comments

comments