Bahana TCW

(dari kiri ke kanan) Corporate Communication & Media Relations PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, I Gede Suhendra, Presiden Direktur Bahana TCW, Edward Lubis, Direktur Investor Relations & Chief Economist, Budi Hikmat berbincang disela jumpa pers Catatan akhir tahun 2017 dengan tema " market and Commander" di Jakarta, Rabu (17/2).Sepanjang tahun 2017 lalu, Bahana yang termasuk dalam tiga besar perusahaan manajer Investasi terbesar di Industri reksa dana Indonesia, telah membukukan total dana kelolaan sebesar Rp 48,2 triliun, dimana kontribusi terbesar berasal dari produk reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap (obligasi). Bahana TCW juga optimis perkembangan industri reksa dana pada tahun 2018 akan lebih semarak dibandingkan tahun 2017.Salah satu faktor pendukungnya, antusiasnya investor retail mengenai produk investasi, terutama di reksa dana. Hingga akhir 2017 lalu, Bahana TCW telah bekerja sama dengan 11 bank sebagai agen distribusi,Dari total dana kelolaan pada tahun 2017 lalu, mayoritas dana berasal dari investor institusional. Kontribusinya mencapai 83,6%.Sedangkan, dari investor ritel masih sekitar 16,4%.

(dari kiri ke kanan) Corporate Communication & Media Relations PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, I Gede Suhendra, Presiden Direktur Bahana TCW, Edward Lubis, Direktur Investor Relations & Chief Economist, Budi Hikmat, serta Head Of Corporate Communication and Media Relations Bahana Group, Dewa Agung Rudy berbincang disela jumpa pers Catatan akhir tahun 2017 dengan tema " market and Commander" di Jakarta, Rabu (17/2).Sepanjang tahun 2017 lalu, Bahana yang termasuk dalam tiga besar perusahaan manajer Investasi terbesar di Industri reksa dana Indonesia, telah membukukan total dana kelolaan sebesar Rp 48,2 triliun, dimana kontribusi terbesar berasal dari produk reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap (obligasi). Bahana TCW juga optimis perkembangan industri reksa dana pada tahun 2018 akan lebih semarak dibandingkan tahun 2017.Salah satu faktor pendukungnya, antusiasnya investor retail mengenai produk investasi, terutama di reksa dana. Hingga akhir 2017 lalu, Bahana TCW telah bekerja sama dengan 11 bank sebagai agen distribusi,Dari total dana kelolaan pada tahun 2017 lalu, mayoritas dana berasal dari investor institusional. Kontribusinya mencapai 83,6%.Sedangkan, dari investor ritel masih sekitar 16,4%.

(dari kiri ke kanan) Corporate Communication & Media Relations PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, I Gede Suhendra, Presiden Direktur Bahana TCW, Edward Lubis, Direktur Investor Relations & Chief Economist, Budi Hikmat, serta Head Of Corporate Communication and Media Relations Bahana Group, Dewa Agung Rudy berbincang disela jumpa pers Catatan akhir tahun 2017 dengan tema ” market and Commander” di Jakarta, Rabu (17/2).Sepanjang tahun 2017 lalu, Bahana yang termasuk dalam tiga besar perusahaan manajer Investasi terbesar di Industri reksa dana Indonesia, telah membukukan total dana kelolaan sebesar Rp 48,2 triliun, dimana kontribusi terbesar berasal dari produk reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap (obligasi). Bahana TCW juga optimis perkembangan industri reksa dana pada tahun 2018 akan lebih semarak dibandingkan tahun 2017.Salah satu faktor pendukungnya, antusiasnya investor retail mengenai produk investasi, terutama di reksa dana. Hingga akhir 2017 lalu, Bahana TCW telah bekerja sama dengan 11 bank sebagai agen distribusi,Dari total dana kelolaan pada tahun 2017 lalu, mayoritas dana berasal dari investor institusional. Kontribusinya mencapai 83,6%.Sedangkan, dari investor ritel masih sekitar 16,4%.

 

(dari kiri ke kanan) Corporate Communication & Media Relations PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, I Gede Suhendra, Presiden Direktur Bahana TCW, Edward Lubis, Direktur Investor Relations & Chief Economist, Budi Hikmat berbincang disela jumpa pers Catatan akhir tahun 2017 dengan tema " market and Commander" di Jakarta, Rabu (17/2).Sepanjang tahun 2017 lalu, Bahana yang termasuk dalam tiga besar perusahaan manajer Investasi terbesar di Industri reksa dana Indonesia, telah membukukan total dana kelolaan sebesar Rp 48,2 triliun, dimana kontribusi terbesar berasal dari produk reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap (obligasi). Bahana TCW juga optimis perkembangan industri reksa dana pada tahun 2018 akan lebih semarak dibandingkan tahun 2017.Salah satu faktor pendukungnya, antusiasnya investor retail mengenai produk investasi, terutama di reksa dana. Hingga akhir 2017 lalu, Bahana TCW telah bekerja sama dengan 11 bank sebagai agen distribusi,Dari total dana kelolaan pada tahun 2017 lalu, mayoritas dana berasal dari investor institusional. Kontribusinya mencapai 83,6%.Sedangkan, dari investor ritel masih sekitar 16,4%.

(dari kiri ke kanan) Corporate Communication & Media Relations PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, I Gede Suhendra, Presiden Direktur Bahana TCW, Edward Lubis, Direktur Investor Relations & Chief Economist, Budi Hikmat berbincang disela jumpa pers Catatan akhir tahun 2017 dengan tema ” market and Commander” di Jakarta, Rabu (17/2).Sepanjang tahun 2017 lalu, Bahana yang termasuk dalam tiga besar perusahaan manajer Investasi terbesar di Industri reksa dana Indonesia, telah membukukan total dana kelolaan sebesar Rp 48,2 triliun, dimana kontribusi terbesar berasal dari produk reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap (obligasi). Bahana TCW juga optimis perkembangan industri reksa dana pada tahun 2018 akan lebih semarak dibandingkan tahun 2017.Salah satu faktor pendukungnya, antusiasnya investor retail mengenai produk investasi, terutama di reksa dana. Hingga akhir 2017 lalu, Bahana TCW telah bekerja sama dengan 11 bank sebagai agen distribusi,Dari total dana kelolaan pada tahun 2017 lalu, mayoritas dana berasal dari investor institusional. Kontribusinya mencapai 83,6%.Sedangkan, dari investor ritel masih sekitar 16,4%.

Comments

comments